Kepulauan Seribu Utara - Masyarakat Kepulauan Seribu Utara boleh gembira sekarang, pasalnya dalam tahun ini akan dibangun listrik melalui kabel laut.
Pembangunan kabel laut tahap 2 ini akan direalisasikan pada anggaran 2010 secara multi years sebesar Rp120 miliar. Sedangkan pada 2011 anggaran yang disediakan sebesar Rp40 miliar.
Rencananya, pembangunan listrik kabel laut Pulau Seribu Utara meliputi Pulau Panggang, Pulau Karya, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Kelapa Dua dan Pulau Panjang. Kabel laut akan ditarik menyambung dari tahap pertama yaitu Pulau Tidung Kecil ke Pulau Karya sejauh 16,509 km.
Kabel laut sepanjang 37,04 km akan ditarik sambung menyambung dari Pulau Tidung ke Pulau Karya (16,509 km), Pulau Karya ke Pulau Panggang (0,25 km), Pulau Panggang ke Pulau Pramuka (1,765), Pulau Karya ke Pulau Kelapa (16,953), Pulau Kelapa ke Pulau Kelapa Dua (0,622 km), Pulau Kelapa Dua ke Pulau Panjang (0,935 km).
Sedangkan kabel darat akan terpasang sepanjang 8,69 km untuk Pulau Karya (340 m), Pulau Panggang (1,66 km), Pulau Pramuka (960 m), Pulau Kelapa (2,240 km), Pulau Kelapa menuju Pulau Harapan (1,20 km), Pulau Harapan (1,350 km), Pulau Kelapa Dua (0,1 km), Pulau Panjang (0,840).
Rencana kabel laut yang dilalui mulai jalur barat yaitu Pulau Tidung, Pulau Semak Daun, Pulau Panggang, Pulau Karya, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, Pulau Panjang Besar.
Mansyur , warga Pulau Panggang mengaku senang karena selama ini sangat mendambakan listrik karena memiliki home industri ikan hias. “Saya bersyukur pemerintah ingin membangun listrik di pulau Seribu Utara ini. Karena Ikan hias saya pemberian oksigen pada ikan selama ini tidak maksimal,”kata Mansyur.
Selama ini listrik di Pulau Seribu menggunakan genset yang dinyalakan pada pukul 4 sore hingga 7 pagi. Selebihnya listrik tidak menyala. (poskota/puser)